Powered By Blogger

Kamis, 23 April 2020

Belajar Pembelajaran Daring dari Guru Blogger Indonesia



Kuliah Online ,Selasa tanggal 21 April 2020 pukul 19.00 -21.00 Materi Pembelajaran Daring yang Ideal diselenggarakan secara langsung menggunakan aplikasi zoom. Dengan aplikasi  Zoom semua peserta bisa bergabung,dan saling menyapa dengan tatap muka

Sayangnya, kuliah malam ini tidak bisa saya ikuti secara maksimal, Pembelajaran dengan aplikasi Zoom dengan waktu terbatas 40 menit, memerlukan jaringan internet yang cukup kuat, sementara di daerah saya yang tinggal di Pedesaan kondisi jaringan internet sangat buruk, sudah beberapa kali saya coba masuk bergabung meeting menggunakan aplikasi Zoom namun belum bisa, antara timbul dan tenggelam . Duhh,sangat mengesalkan namun sabar dan tetap semangat untuk belajar menulis.
Boleh dibilang , saya tidak ideal karena tekendala sinyal.

Setelah beberapa saat pembelajaran dengan Aplikasi Zoom selesai, Omjay memberikan materi di WA Grup dengan slide dan juga Pesan suara . Hal ini membantu saya dalam membuat Resume materinya.

Berikut penuturan Omjay:

Assalamualaikum warohmatulloh wabarokatuh
Selamat malam semuanya, alhamdulillah tadi kita sudah belajar dan diskusi lewat aplikasi zoom , semoga apa yang Omjay sampaikan bermanfaat buat bapak ibu semua malam ini
Barusan saya kirim bapak ibu file slide presentasi power poiint tentang pembelajaran dalam jaringan yang ideal, silahkan bapak ibu melihat slide presentasinya dan bapak ibu tulisakan pembelajaran daring yang sudah dilakukan di sekolah masing-masing. Semoga bapak ibu bisa menulis dengan baik sehingga nanti setiap orang tidak akan sama untuk pembuatan karya tulisnya.

Resume ditulis dari pengalaman masing-masing selama pelaksanan pembelajaran dalam jaringan atau pembelajaran Online

Hal yang kedua Omjay berikan buku kepada bapak ibu judulnya :menulislah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi. Buku ini harganya kalau di toko buku gramedia dan dibeli onlie Rp.100.000. Malam ini Omjay berikan gratis buat bapak/ibu semua, dan mohon dibaca selama seminggu dan dibuat resensi bukunya. Kemudian posting di blog masing-masing.Tulisan resensi buku segera dibuat dan saya minta dalam waktu 1 minggu paling lambat resensi buku sudah jadi.
Untuk besok materinya :”proses menulis dan menerbitkan buku dari penerbit Andi Yogyakarta yang akan disampaikan oleh bapak Edi S. Mulyanta, Wakil Direktur Produksi. Teman-teman nanti banyak bertanya sama beliau tentang proses mencetak buku di Penerbit Andi. Apa saja yang ingin ditanyakan nanti silahkan ditanyakan, jangan ragu dan malu.

Bapak /Ibu bisa membaca buku Omjay yang sudah jadi dari hasil tulisan menulis di blog. Bisa bapak /ibu baca di catatan harian Seoarang Guru Blogger, buku terbaru Omjay. Atau bapak ibu bisa membaca buku Omjay tahun 2012 yang diterbitkan oleh penerbit mayor, yaitu penerbit indeks Jakarta
Disana bapak ibu bisa membaca isi buku tersebut, Omjay ucapkan terima kasih dan kalau ada pertanyaan-pertanyaan bapak ibu bisa bertanya langsung lewat jalur japri dan ini saya bagikan informasi dari mas Andre dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan semoga bisa diterima dengan baik

Bila ada kesulitan yang bapak ibu alami, mohon bertanya pada saya lewat WA atau email di Omjaylabs@gmail.com  jangan lupa posting blognya dengan tulisan terbaru.

Wassalamu alaikum warohmatullohi wabarokatuh

Materi yang disampaikan Omjay  yaitu Pembelajaran daring yang ideal, materi ini sangat cocok dengan situasi yang sedang marak saat ini, disaat pandemi wabah virus Covid 19, disaat anak –anak belajar dirumah tentunya pembelajaran Daring sangat diperlukan agar anak-anak tetap bisa belajar dan mendapat ilmu dari gurunya tanpa harus berangkat ke sekolah.

Pembelajaran Daring yang saya Alami di Daerah Khusus terpencil

Tidak bisa dipungkiri, pembelajaran Daring juga mempunyai kelemahan dan kendala di sana sini, terutama sekolah-sekolah yang berada di Wilayah tertinggal seperti di daerah saya. Pembelajaran daring jelas memerlukan sinyal yang kuat, jaringan internet yang lancar. Dan juga sarana dan prasarana pembelajaran yang memadai.

Saya mengajar di Sekolah Dasar di Daerah khusus, di Desa Pabuaran Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang, Saya bisa katakan Desa Pabuaran adalah Desa di tengah hutan, letak geografis jauh dari perkotaan. Jaringan Internet sungguh susah . Ketika Pandemi Virus Covid 19 , anak-anak diharuskan belajar di rumah, lalu apa yang bisa saya lakukan ? Apakah bisa pembelajaran Daring diterapkan ? Apakah anak- anak SD di Kelas saya punya HP Android semua ? Kalaupun punya HP Android apakah ada sinyal yang mendukung? Bermacam pertanyaan langsung muncul di otak saya, sementara tempat tinggal saya juga jauh dari tempat saya mengajar.

Hal pertama yang bisa saya lakukan adalah mencoba menemukan titik sinyal di Desa tempat saya mengajar. Karena tanpa sinyal tidaklah mungkin Pembelajaran Daring bisa dilakukan. Saya beli antena PA HP, seperti antena Televisi dan dipasang di tempat yang sekiranya bisa mengundang sinyal.berharap dengan antena tadi bisa sedikit mengundang sinyal. Anak-anak juga saya tugaskan mencari titik sinyal di sekitar Desa. Hanya ada satu titik di pinggir Desa dekat sungai di Jembatan Gantung , jembatan menggunakan kayu yang digantung dengan tali kawat besi.

Selang beberapa hari, saya coba mendata anak-anak yang mempunyai HP Android,dan membuat WA Grup kelas . hasilnya hanya sepertiga dari jumlah siswa di kelas saya yang mempunyai WA, sungguh miris. Namun tak mematahkan semangat. Mungkin ini salah satu cara membuat pembelajararan dengan minimnya sarana daripada tidak sama sekali. Ini baru WA, belum kendala sinyalnya.

Pembelajaran saya coba lakukan dengan apikasi WA, mungkin bagi anak ini yang mudah. Jika menggunakan Zoom, Lark meeting, Talk fusion, Webex dan sejenisnya anak-anak mengalami kesulitan pada jaringan internet atau sinyal. Apalagi melihat kondisi yang ada di Daerah Khusus sangat sulit dilakukan. Hanya dengan WA Grup pembelajaran bisa dilakukan, itupun harus memakai strategi bagi yang tidak punya HP bisa bergabung mencatat dan mengerjakan tugas dengan yang punya HP dengan syarat tidak boleh banyak kelompok. Anak-anak juga harus berjuang mencari sinyal di Desa pada saat pembelajaran WA Grup berlangsung.

Ada senyum mengesankan ketika Tugas saya berikan pada pagi hari , ada anak yang mengirimkan jawabannya Malam hari hanya kendala sinyal. Yang terpenting tugas tersampaikan dan dikerjakan. Sama sekali jauh dari Kata pembelajaran Daring yang ideal namun sudah berusaha maksimal.

Oleh :
Etik Nurinto, S.Pd.SD
Guru SDN Pabuaran Kabupaten Pemalang

WA : 083134609000

4 komentar:

  1. Wah mantuuuul,,, kalo yg saya tangkap malah lebih sedikit. Ini dibuat juga resume ya tah? Weeh

    BalasHapus
    Balasan
    1. resume nya tentang pembelajaran daring yang kita alami masing masing, he he...

      Hapus
  2. Salam literasi.
    asnati.blogspot.com
    asnatisarip@gmail.com

    BalasHapus

Kata Pengantar Buku The Power of Blogger Teacher

  KATA PENGANTAR Wijaya Kusumah, M.Pd. (Om Jay) Guru Blogger Indonesia Bulan Pebruari 2021 adalah bulan diadakannya Lomba Menulis PGRI, deng...